Ketika pakaian Anda dengan dtf atau pencetakan lainnya rusak dan akan ada beberapa alasan bahwa itu rusak:
1. Tidak Cukup Tekanan (tekanan panas yang tidak cukup)
Masalahnya:Jika tekanan panas tidak cukup, lapisan perekat transfer tidak dapat sepenuhnya mengikat dengan serat kain.atau mengelupas setelah minimal dipakai atau dicuci.
Mengapa Hal Ini Terjadi:
Tekanan pada mesin panas terlalu rendah untuk ketebalan kain.
Platen (plak pers) tidak rata, menyebabkan tekanan yang tidak merata di seluruh desain.
Operator tidak menggunakan bantal atau bantal silikon untuk mengkompensasi jahitan atau ritsleting tebal.
Solusi:Pastikan mesin pencet panas dikalibrasi dengan tekanan yang benar (biasanya tekanan sedang hingga berat) untuk jenis transfer dan kain tertentu.
2. Penglembut kain (Sisa atau ditambahkan selama mencuci)
Masalahnya:Bahan pelembut kain meninggalkan sisa lilin yang berbulu di permukaan kain, yang berfungsi sebagai penghalang antara perekat transfer dan serat kain, mencegah ikatan yang tepat.Bahkan jika diterapkan dengan benar pada awalnya, pencucian berikutnya dengan pelembut dapat melemahkan perekat dari waktu ke waktu, menyebabkan logo mengangkat atau retak.
Mengapa Hal Ini Terjadi:
Pakaian itu sudah dicuci dengan bahan pelembab kain sebelum ditransfer.
Pengguna akhir mencuci pakaian dengan pelembut kain setelah membeli.
Pembersih menghancurkan bahan kimia perekat, mengurangi daya tahannya.
Solusi:Untuk hasil terbaik, gunakan deterjen yang lembut dan lewatkan siklus pelembut sepenuhnya.
3. Dicuci dan Dikeringkan (Praktik Cuci & Pengeringan yang Tidak Benar)
Masalahnya:Logo transfer panas sensitif terhadap suhu tinggi, agitasi yang berlebihan, dan kelembaban yang berkepanjangan.Metode pencucian dan pengeringan yang salah adalah penyebab # 1 dari kegagalan logo setelah produk mencapai konsumen.
Mengapa Hal Ini Terjadi:
Mencuci dengan Air Panas: Mencuci dengan air panas (di atas 40°C / 104°F) dapat melembutkan perekat dan menyebabkannya kehilangan pegangan.
Pengeringan dengan Suhu Tinggi: Pengeringan dengan panas tinggi akan menyebabkan bahan transfer mengecil dan mengembang dengan kecepatan yang berbeda dari kain, menyebabkan retak, keriput, atau mengelupas.
Overloading Mesin: terlalu banyak gesekan dari barang-barang berat (seperti celana jeans atau handuk) menggosok logo dapat secara mekanis merusak transfer.
Solusi:Selalu merekomendasikan pencucian dingin (30°C / 86°F) dan pengeringan garis atau pengeringan dengan panas rendah.
4. Tidak Memperbaiki Transfer dengan Baik (Waktu/Suhu yang Tidak Cukup)
Masalahnya:Pengeringan adalah proses kimia dimana perekat meleleh, mengalir, dan saling terhubung untuk mengikat secara permanen dengan kain.perekat akan tetap aktif sebagianHal ini menyebabkan retak dini, ketahanan cuci yang buruk, dan mudah mengelupas.
Mengapa Hal Ini Terjadi:
Suhu Rendah: Suhu penekanan panas terlalu rendah untuk bahan transfer tertentu (misalnya, silikon, vinil, atau transfer cetak layar semuanya memiliki persyaratan pengerasan yang berbeda).
Short Dwell Time: Waktu pencet terlalu singkat ≈ panas belum menembus lapisan transfer dan kain untuk mencapai perekat.
Titik dingin: Plat pencet panas memiliki distribusi panas yang tidak merata, yang berarti beberapa area logo kurang diobati.
Solusi:Selalu ikuti lembar data teknis (TDS) produsen transfer untuk suhu, waktu, dan tekanan yang tepat.dan mempertimbangkan tes tarik (mencoba untuk mengelupas transfer panas segera setelah menekan) untuk mengkonfirmasi adhesi penuh.